Forum

You must be logged in to post Login Register

Search 
Search Forums:


 




Aplikasi system teknologi berbasis RFID pada institusi pendidikan

UserPost

14:23
22 Juni 2011


rosesana

Rakyat Jelata

posts 14

1

Aplikasi system teknologi berbasis RFID pada institusi pendidikan

Pendahuluan
Mengingat pesatnya perkembangan teknologi Informasi belakangan ini, Teknologi RFID menjadi semakin murah dan efektif
untuk menunjang proses jangka panjang pada institusi pendidikan.
Saat ini Teknologi RFID telah mencapai taraf “mature technology ” yaitu teknologi yang berkembang dengan baik dan matang.
Kemampuan daya tahan , kehandalan (reliability) teknologi ini dapat dengan cepat di implementasikan pada institusi
pendidikan yang telah berjalan dalam waktu lama (existing system) ataupun yang baru berjalan (new system).
Performa dan kinerja proses administrasi dan pendidikan serta merta lebih efektif, efisien dan meningkat,
dibarengi dengan meningkatnya image institusi pengguna teknologi / system berbasis RFID, sebagai institusi yang
mengerti dan menerapkan teknologi tinggi.

Deskripsi RFID
RFID adalah singkatan dari Radio Frequency Identification  yang  secara umum terdiri dari 2 bagian yaitu
RFID tag dan RFID reader.
RFID Tag (biasanya juga disebut transponder) berisi microchip dengan memory terbatas dan antenna micostrip,
berfungsi menyimpan ID dan informasi yg terbatas.
Bentuk RFID tag banyak sekali mulai dari kartu plastik (seperti kartu ATM), gantungan kunci, stiker, sampai micro capsule
yang disuntikkan ke badan hewan ternak  
RFID reader juga beragam bentuk dan keperluannya. RFID reader ini menangkap dan mengubah gelombang radio dari tag RFID dengan
jarak tertentu, mengolah dengan atau tanpa bantuan komputer menjadi informasi digital yang berguna.
Standard RFID bermacam – macam, Mifare, Desfire, JCOB, ICODE SLI, dsb. Setiap aplikasi tersedia standard RFID yang cocok

Keunggulan RFID
Secara umum dibandingkan dengan teknologi barcode dan pita magnetik, teknologi RFID memiliki keunggulan sbb :

 1. Keamanan yang lebih tinggi
    Setiap RFID tag memiliki password / pin utk akses memori, bahkan untuk
    RFID yang lebih advance disediakan proses enkripsi/ penyandian-pengkodean secara mandiri dalam setiap tagnya
2.  Memori yang lebih besar
    RFID tag  berbahan dasar silikon yang memang dapat menjadi media penyimpan yang effektif dan besar
    dibanding media gambar garis (barcode)  atau media magnet (magnetic stripes)
3.  Kemampuan akses dalam posisi yang lebih jauh dan baik
    Jarak proses (baca   dan  tulis)  RFID tag  tidak  dibatasi garis  pandang seperti pada barcode reader  
    (dengan    menggunakan       contactless   barcode reader) bahkan harus menyentuh seperti magnetic stripes dan
    untuk tipe UHF tag ,jarak jangkau pembacaan dapat mencapai 5 meter
4.  Ketahanan data dan kecepatan proses yang lebih tinggi
    Ketahanan   data   RFID   tag   lebih   tinggi   karena   tidak   dapat   rusak   karena faktor magnet luar
    atau gambar barcode yang mulai kusam, selain itu waktu proses data dalam RFID tag lebih cepat.
5.  Pengembangan yang lebih mudah dan fleksible
    RFID pada dasarnya adalah memory, sehingga dapat dikembangkan untuk biometrik, micro payment,
    dan pengembangan yang lebih luas lagi

Aplikasi dalam Institusi Pendidikan
        Secara umum aplikasi teknologi berbasis RFID di institusi pendidikan dapat dijelaskan sbb :
    -   Penggunaan HF/UHF RFID smartcard sebagai kartu siswa, dan kartu guru/karyawan
    -   Penggunaan HF/UHF RFID smart label sebagai tag buku, cd, microfilm, koleksi perpustakaan sekolah.
    -   Penggunaan UHF/HF RFID reader sebagai time attendance siswa, guru maupun karyawan
    -   Penggunaan HF RFID reader sebagai akses kontrol ruang-ruang kelas, perpustakaan,
        kantor, laboratorium, gudang, fasilitas  parkir  dan dropzone, dlsb
    -   Penggunaan Portable/EDC RFID reader  sebagai Point Of Sale di kantin, Koperasi, dan tempat2 transaksi lainnya
        dimana tag kartu bisa difungsikan juga sebagai micro payment / prepaid card

Berikut beberapa gambaran / skenario aplikasi RFID:

Pengaturan fasilitas parkir mobil dan drop zone
Setiap kendaraan pengantar siswa, guru dan karyawan diberi kartu RFID dimana didalamnya diisi dengan
data nomor kendaraan, nama pemilik, nomor induk pelajar atau guru/karyawan, dsb.
Cara kerjanya sbb :
Pintu Gerbang Utama dilengkapai dengan manual atau electric barrier gates dan dijaga oleh petugas security
yang membawa portable RFID reader. Kendaraan yang akan masuk gerbang utama harus memberikan kartu
aksesnya   kepada   petugas   security,   saat   kartu   akses  dibaca   dengan   reader
akan ditampilkan data2 dalam kartu seperti nomor plat, jenis mobil, dsb jika cocok dengan fisik kendaraan tsb,
maka kendaraan dapat masuk ke gedung dan drop zone siswa, jika tidak maka ditolak utk masuk.
Pintu   gerbang   lahan   parkir   dilengkapi   dengan   electric   barrier   gates
dan outdoor RFID reader yang terhubung ke server database kendaraan. Kendaraan yang akan parkir,
harus mendekatkan kartu ke reader, data dalam   kartu   akan  dibandingkan dengan data di server,
jika data-data cocok kendaraan dapat masuk dan parkir, data kejadian masuk lahan parkir dicatat di server.
Saat kendaraan akan keluar dari lahan parkir, kartu akses didekatkan ke rfid  reader   di  gerbang   
keluar lahan parkir, jika pemeriksaan secara otomatis plat nomor kendaraan dicapture dengan camera,
dilakukan image processing plat  nomor oleh   software    khusus   utk   dibandingkan, jika  ada
petugas, maka pengecekan dilakukan manual, dan selanjutnya data kejadian keluar lahan parkir disimpan di server.

Monitoring Kedatangan, Kehadiran   dan   Keberadaan Siswa, Guru dan Karyawan
Dengan memakai HF RFID sebagai kartu siswa, saat siswa memasuki gedung sekolah harus melalui suatu
pintu putar yang   diaktifkan   dengan mendekatkan   kartu   siswa   ke   rfid   reader,  
jika   nomor  induk   siswa   dikenali maka     pintu   putar   diaktifkan   dan   data   kejadian  
siswa   masuk     ke  gedung sekolah dicatat di server, data ini dapat juga dikirimkan via sms ke nomor
HP ortu siswa, atau dapat diakses oleh ortu siswa melalui mobile browser.
Jika    menggunakan UHF RFID sebagai   kartu   siswa,    maka    tidak diperlukan lagi   pintu putar
sebab UHF RFID reader    mampu      secara bersamaan membaca data kartu siswa dari jarak 5 meter, keuntungan sistem
ini tidak terjadi antrian dan hambatan saat siswa memasuki gedung sekolah.
Saat    Guru    dan   karyawan      memasuki      gedung     sekolah    diharuskan
melakukan presensi di  ruang    guru    ataupun     ruang    karyawan     dengan
mendekatkan        kartu   ke  rfid  reader   yang    telah  disediakan,    data   kejadian
guru/karyawan presensi dicatat di server.
Guru   dapat   membuka   pintu   kelas   dengan   mendekatkan   kartu   RFID guru   yang   ada  
di   masing-masing   kelas,   jika   kartu   sesuai   dengan   data   di
server   (bisa   difilter   berdasarkan   id   guru,   jam   mengajar   dan   ruang   kelas),
maka kelas dapat digunakan, selanjutnya siswa masuk ke ruang kelas setelah
melakukan presensi kehadiran dengan menggunakan kartu RFID siswa, data
presensi utk kelas tersebut dicatat di server.
Saat   istirahat   ataupun   selesai   kelas,   siswa   melakukan   logout   dengan
kartu RFID siswa dan guru menutup kelas dengan menggunakan kartu RFID
guru, data kejadian juga dicatat di server, sistem ini selain memungkinkan
pengambilan dan pengolahan data presensi siswa dan  guru secara realtime,
juga memberi  efek  hemat energi,  mengingat fasilitas  kelas   saat  ini  sudah
meliputi pemakaian AC, wifi, dsb.
Saat siswa meninggalkan gedung sekolah melakukan checkout dengan
menggunakan kartu RFID siswa. Guru/karyawan       juga   melakukan
cehckout yang sama, data kejadian dicatat di server dan utk siswa data dapat
dikirimkan via sms ke HP ortu atau mobile web browsing.

Transaksi menggunakan electronics money atau e-payment
Saat istirahat siswa, guru, dan karyawan dapat membeli makanan dan
minuman      di  kantin  dengan    menggunakan      kartu  mereka   yang   telah  diisi
dengan nilai uang tertentu.
Juga    dapat  melakukan     transaksi   di  koperasi/mini   market    sekolah,
pembayaran      denda   buku   di   perpustakaan,   penggunaan    fasilitas   komputer dsb.
Nilai   uang   pada   kartu  RFID    bisa  di  top-up  di  lokasi-lokasi   yang
ditentukan seperti di kantin, kantor TU, dsb.
       Hal   ini   membuat   siswa,   guru,   dan   karyawan   tidak   perlu   membawa
uang cash, uang jajan siswa dapat dikontrol oleh orangtua maupun sekolah, pihak
sekolah   mendapat   keuntungan   dengan   sistem   prabayar dari   pengisian   nilai
uang dalam kartu.

Anjungan informasi mandiri (KIOSK)
Anjungan   ini   dapat   dimanfaatkan   oleh   siswa   maupun   ortu   pun   guru
dan   karyawan   untuk   mendapat   akses   informasi   mulai   dari   data   akademik,
data administrasi, data non akademik, sampai nilai uang dalam kartu ataupun
top-up kartu.

Perpustakaan Modern
Semua item koleksi perpustakaan diberi rfid tag berupa smart label/sticker ,
proses   sirkulasi   item   menggunakan   self   checkout   kiosk   dan   dikembalikan
menggunakan  self  book   return   kiosk   pun   masih   bisa   dilayani   manual
menggunakn rfid reader.
Proses pengaturan buku dan stock opname menggunakan portabel rfid
reader. Akses masuk ke perpustakaan menggunakan pintu putar atau barrier
gate sehingga fasilitas perpustakaan hanya dapat dimanfaat oleh orang yang
berhak dan berkepentingan saja.
Untuk perpustaakan dapat digunakan HF RFID ataupun UHF RFID,
dimana     UHF    RFID    memiliki    kelebihan   dalam    jarak  akses   data  tag  dan
kecepatan proses data tag tetapi memiliki kekurangan dari segi biaya.

Penutup
Tidak menutup kemungkinan aplikasi lainnya sesuai dengan berjalannya waktu, inovasi dan kreasi yang
tiada henti dari teknologi RFID ini, dengan artikel yang singkat ini kami harap pembaca
menjadi lebih terbuka wawasannya tentang RFID, karena tidak menutup kemungkinan, system RFID ini
mampu diterapkan dan mengiringi segala lini kehidupan umat manusia.

referensi:
http://2r-he.blogspot.com/2009…..ained.html
http://rosesana.com/rfid.htm

artikel ini juga ditulis dalam bahasa Inggris:
http://2r-he.blogspot.com/2011…..ology.html
=============

Search 

About the Komunitas Mikrokontroler Indonesia forum

Most Users Ever Online:

8


Currently Online:

5 Guests

Forum Stats:

Groups: 4

Forums: 13

Topics: 41

Posts: 57

Membership:

There are 370 Members

There has been 1 Guest

There are 2 Admins

There are 0 Moderators

Top Posters:

rosesana - 14

fandi - 7

compfest2011 - 3

ading.agil@gmail.com - 2

xsatria - 2

hakagiri - 2

Administrators: juragan-forum (0 Posts), Penguasa Komunitas Mikrokontroler Indonesia (0 Posts)





Cetak Laman Ini Cetak Laman Ini

This site is a member of WebRing.
To browse visit Here.